Syukur

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS Ar Rahman:13)

Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah, Tuhan yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Pengasih Maha Penyayang.

sungguh, jika memang kita mau menghitung ni’mat yang telah diberikan Allah kepada kita, niscaya kita tidak akan mungkin bisa menghitungnya. tetapi kadang, keluhan kerap keluar dari mulut, manakala ujian, kesusahan atau pun kesulitan menimpa kita. kadang, atau bahkan sering, kita tidak menerima dengan apa yang telah diberikan Allah kepada kita.

Allah tidak mungkin memberikan hal yang buruk kepada hambaNya. mungkin Allah sayang, mungkin Allah hanya menguji sejauh mana keimanan kita kepadaNya. dan Allah tidak mungkin memberikan ujian kepada hambaNya diluar kemampuan hambaNya.

” Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya….” (QS Al Baqarah : 286)

jika kesulitan, kesempitan, sedikitnya harta merupakan ujian, maka banyaknya harta, anak-anak dan keindahan dunia lainnya juga merupakan ujian, apakah kita mampu memanfaatkannya dengan baik ataukah tidak.

maka ketika keluhan itu mulai keluar dari mulut kita, telanlah kembali. ingatlah ni’mat-ni’mat yang telah diberikan Allah pada kita. bukankah dengan bersyukur Allah akan menambahkan ni’matNya?

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni’mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni’mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih” (QS Ibrahim:7)

Allah mengurus kita 24 jam dalam sehari, tidak kurang. tetapi kita mengingat Dia kadang dalam waktu-waktu tertentu saja, bahkan seringkali saat sholat dan tilawah pun pikiran kita kemana-mana.

saat bangun tidur, kita masih diberikan kehidupan, jantung yang masih bisa berdetak, paru-paru dan semua yang ada di dalam tubuh kita masih berfungsi dengan baik, sungguh ni’mat Allah yang sangat luar biasa.

jika diantara kita mungkin melihat dengan mata, mendengar dengan telinga, berjalan dengan kedua kaki, memegang dengan tangan merupakan suatu hal yang biasa, tetapi bagaimana dengan mereka yang tidak bisa melihat, gelapkah dunia mereka? bagaimana dengan mereka yang tidak bisa mendengar, sepikah dunia mereka?

Astagfirullah, mudah-mudahan kita bukan termasuk hambaNya yang tidak mensyukuri ni’mat.

mari bersyukur atas apa pun yang diberikan Allah kepada Kita..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s